Dari Nol hingga Ramai Pengunjung, Coffee Shop Ini Lahir dari Tangan Anak Muda

 

Penulis: Selena Fayya Nafira Wibowo

Editor: Sofiatih Ainova

Owner coffe shop mbah buyut house di meja barista miliknya sedang meracik kopi, Mojokerto, 5 April 2026


Mojokerto, Berita Hari Ini Surabaya-Berawal dari keterbatasan modal dan pengalaman, seorang anak muda berhasil membangun coffee shop yang kini ramai dikunjungi dan menjadi salah satu tempat favorit kalangan Gen Z di Mojokerto.

Usaha tersebut dirintis dari nol dengan berbagai tantangan yang tidak mudah. Mulai dari menentukan konsep, membangun branding, hingga menarik pelanggan pertama menjadi proses yang harus dilalui dengan penuh ketekunan, hingga ramai sekarang.

“Awalnya memang tidak mudah. Banyak keraguan, dan saya ingin menyerah tapi tetap saya mencoba dan belajar dari proses,” ujar Dino (21), Minggu (5/4/2026)

Seiring berjalannya waktu, coffee shop ini mulai menunjukkan perkembangan. Konsep yang mengusung suasana nyaman, homey dan kekinian berhasil menarik perhatian masyarakat khususnya anak muda. Tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, coffee shop ini juga dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul, berdiskusi, hingga mengerjakan tugas dan bekerja

Salah satu pengunjung, Hilda (21), mengaku sering datang karena suasana yang mendukung. “Tempatnya nyaman, feelnya terasa seperti rumah sendiri, enak buat nugas atau sekadar nongkrong bareng teman,” katanya.

Strategi pemanfaatan media sosial juga menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya jumlah pengunjung. Konten yang menarik serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk membuat coffee shop ini semakin dikenal luas.


Pemilik usaha tersebut mengungkapkan bahwa memahami selera pasar, khususnya generasi muda, menjadi kunci utama dalam mengembangkan bisnisnya. “Saya berusaha mengikuti tren, tapi tetap mempertahankan ciri khas agar tidak kehilangan identitas, dan bagaimana saya bisa mengenalkan tempat yang bisa dibilang hidden gem agar dikenal,” tambahnya.

Kini, coffee shop yang awalnya dirintis secara sederhana telah berkembang menjadi salah satu destinasi nongkrong yang diminati. Ramainya pengunjung setiap hari menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi mampu membawa usaha kecil tumbuh dan dikenal luas.

Kisah ini sekaligus menunjukkan bahwa anak muda memiliki peluang besar untuk sukses di usia dini, selama berani memulai dan terus berinovasi di tengah persaingan yang semakin ketat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

War Takjil Ramadan di Graha YKP Surabaya, Peluang Usaha bagi Pelajar dan Mahasiswa

Aksara di Tepi Laut: Perjuangan Anak Muda Sukolilo Melawan Stigma

Surga Kuliner di Karmen, Mahasiswa Ramai Berburu Makanan